Ketlingsut

11:56 HB Seven 10 Comments

Pagi setelah mengantar Sang Fajar ke sekolah, saya langsung meluncur..melewati rute Jl. Kenari..kemudian melewati teteg sepur bawah jembatan layang lempuyangan.. dilanjutkan mengitari stadion Kridosono belok kiri menuju perempatan Gramedia.. langsung ambil arah Pasar Terban..lurus... pertigaan belok kiri menuju arah Sarjito.. tembus..jalan Monumen Jogja Kembali.. naik menuju ke arah Turi.. pas di pertigaan belok kiri lagi sampai di perempatan Denggung belok kanan.. lurusss.. sampai deh..di tujuan yaitu Samsat. Sampai Samsat duduk manis...di depan loket.. sambil menunggu petugas bagian STNK datang. Begitu datang.. langsung saya samperin. "Pak.. saya mau ambil plat nomor," tanya saya. Pak Polisi menjawab,"Oh.. keliru mas..bukan di sini.. tapi di gedung belakang," Jawab Pak Polisi. 


Sedang memuat atikel terkait...

10 comments:

Matur nuwun komentaripun....

Tanda Tanya ???

15:01 HB Seven 15 Comments

Fulan 1: "Eh.. kegiatannya apa sekarang dab?"
Fulan 2: "Membaca"
Fulan 1: "Membaca buku apa dab?"
Fulan 2: "Membaca  huruf latin A s/d Z dan huruf hijaiyah Alif s/d Ya....."
Fulan 1: "?????????" (Bingung Mode On)


Sedang memuat atikel terkait...

15 comments:

Matur nuwun komentaripun....

Telepon Hoax

08:26 HB Seven 20 Comments

Kejadian ini adalah peristiwa nyata bukan rekayasa, bukan dimunculkan secara tiba-tiba utk menutupi kehiatusan selama ini. Telepon hoax.. saat ini lagi trend di kampung saya. Beberapa saudara pernah mendapatkan telepon hoax terutama yang mempunyai telepon rumah. Kasus yang dialami rata-rata bermodus sama yaitu berita sakit parah, berdarah, pingsan, rumah sakit. Bahkan tidak hanya memberitakan hal itu saja tetapi ada juga yang langsung minta uang dengan alasan untuk membiayai ongkos di rumah sakit. Sudah tiga orang yang kena kasus telepon hoax ini. Yang dua orang saya hanya sekedar mendengar dari yang langsung menerima setelah kejadian itu agak lama terjadi. Sedangkan yang ketiga saya mengalami langsung peristiwa tersebut ketika bulik saya baru saja menerima telepon hoax ini. 


Sedang memuat atikel terkait...

20 comments:

Matur nuwun komentaripun....